Rasanya sudah sejak banyak para orang tua muda berkeluh akan model baju bayi laki-laki yan cenderung membosankan. Berbeda dari baju anak perempuan, biasanya modal pakaian untuk anak laki-laki hanya sekedar atasan sederhana atau celana pendek atau panjang saja. Keluhan ini sebenarnya bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan lho jika kamu cermat.

Pakaian bayi laki-laki biasanya hanya terdiri dari kemeja, kaos, dan celana saja. Motifnya sederhana dengan dominasi gambar mobil, superhero dan berbagai aksesoris khas anak laki-laki lainnya. Pilihan warnanya juga terbatas hanya biru atau merah saja. Alasannya, baju untuk bayi laki-laki tidak perlu terlalu menarik dan ramai seperti untuk bayi perempuan.

Namun agaknya tren sekarang sudah sedikit bergeser. Banyak orang tua muda yang sekarang sudah lebih berani mendandani anak laki-lakinya dengan lebih kreatif. Terlebih lagi sekarang banyak artis atau selebgram yang menciptakan mannequin baju bayi laki-laki yang unik dan lucu-lucu.

Misalnya saja selebgram Rachel Vennya yang memberikan inspirasi banyak ibu muda dengan outfit anaknya yang menggemaskan. Misalnya saja model pakaian sweater rajut dan baju kodok yang selama ini jarang dikenakan oleh bayi laki-laki. Sayangnya outfit seperti itu masih jarang ditemui, jika pun ada harganya cukup mahal sehingga tidak ramah di kantong masyarakat kebanyakan.

Berbisnis Baju Bayi Laki-Laki Bermodal Desain yang Unik nan Menggemaskan
Bermula dari luapan kebahagiaan melihat hasil USG kandungan, calon Ibu dan Ayah yang confirmed mendapat bayi laki-laki langsung semangat merancang persiapan perlengkapan bayi dalam konsep “child boy”. Umumnya, standar, warna tidak akan jauh dari serba biru muda. Cat dinding kamar bayi, field bayi, perlengkapan mandi, dan baju bayi laki-laki biasanya memang didominasi warna ini.

Alternatif lainnya paling-paling jeans, krem, atau hijau. Harapan Ibu, sang baby boy akan tampak maskulin, ganteng dan manly dalam balutan baju bayi laki-laki dalam warna yang seolah wajib itu, seakan-akan merepresentasikan kerupawanannya di masa dewasa nanti.

Desain baju bayi laki-laki dari dulu hingga sekarang belum berubah. Selain warnanya yang hambar, mannequin dan style-nya pun seolah-olah wajib plain. Coba simak percakapan ibu-ibu yang sedang mall buying baju bayi laki-laki, pasti ada kalimat, “Kalau anak cowok tuh, jangan terlalu macem-macem, ntar jadi “itu” (jari jentik) lho!”

Memakaikan baju yang berwarna-warni cerah dan kaya detail trend mungkin sama ‘haramnya’ dengan membelikannya boneka Barbie. Namun dengan tren dunia yang sudah semakin berkembang sekarang sudah banyak orang tua yang lebih berani ketika mendandani bayi laki-lakinya. Apalagi dengan pengaruh artis maupun selebgram yang juga memicu tren ini.

Beberapa bayi laki-laki yang kerap dijadikan keponakan onlin oleh netizen jelas adalah development setter bagi bayi lainnya di Indonesia. Misalnya saja Xabiru anak Rachel Vennya, Bjorka putra Agus Ringgo, dan banyak nama lainnya. Outfit yang dipakai kebanyakan unik dan mendobrak kebiasaan masyarakat pada umumnya.

Tak jarang kemudian banyak yang terinpirasi dan ingin mendandani anaknya dengan pakaian yang serupa. Keinginan ini sayangnya terhambat dengan baju bayi laki-laki di pasaran yang memang itu-itu saja. Jika ingin membeli pakaian dengan model yang sama persis dengan si artis tentu saja akan terasa memberatkan bagi para orang tua.

Karena itulah, kamu seharusnya tanggap dengan kebutuhan ini dengan membuka bisnis baju bayi laki-laki. Sebagai inovasi, kamu bisa menyediakan outfit dengan mannequin yang unik. Apalagi jika selama ini selera fashionmu sudah terbukti bagus. Berbekal kemampuan ini dan inspirasi dari mannequin baju terbaru anak artis, kamu bisa menawarkan desain outfit yang berbeda.

Kamu bisa berkreasi dengan bahannya sehingga tercipta baju bayi laki-laki murah namun tetap unik dan lucu. Tinggal pandai-pandai memasarkanya secara online agar daganganmu laku keras. Sebagai anak muda, pasti kamu paham benar cara menggunakan sosial mediamu untuk kebutuhan promosi.

Pastikan menggunakan bahan yang nyaman untuk bayi karena biasanya setiap orang tua mempertimbangkan hal itu. Bahan katun biasanya paling disukai karena menyerap keringat. Kamu bisa mencari pilihan bahan lainnya sebagai riset sebelum memproduksi baju bayi laki-laki yang akan kamu jual.

Baju Anak Laki-Laki Itu-Itu Saja, Apa Sih Penyebabnya?
Banyak orang yang merasa lebih aman dan cocok memilihkan baju berwarna kalem seperti biru atau coklat bagi anak laki-laki. Kebiasaan ini sudah berjalan selama puluhan tahun. Karena itu jika baju bayi laki-laki berwarna terang rasanya janggal dan kerap jadi pembahasan.

Apakah bayi laki-laki memang ditakdirkan untuk selalu kalem dan plain hingga dewasa? Simak teori Psikologi Warna ini:

“Beberapa jenis warna pada umumnya dapat memicu respon tertentu, walaupun reaksi tiap individu bisa berbeda. Warna merah, kuning, dan oranye yang termasuk warna-warna hangat, menghasilkan perasaan-perasaan kehangatan atau keagresifan. Sedangkan hijau dan biru yang merupakan warna-warna sejuk bersifat menenangkan dan membuat depresi.”

Sebuah teori yang dijelaskan Dr Sears Wellness Institute, menegaskan bahwa desain berskema warna monokrom yang dipenuhi pola dan bentuk berwarna kontras memberikan stimulasi visual terbaik bagi bayi yang baru lahir. Gradasi hitam dan putih juga mengirimkan sinyal-sinyal terkuat ke otak bayi.

Jadi, keyakinan awam males-tabu-kan warna cerah dalam desain baju bayi laki-laki, pastinya mengurangi stimulasi visible bagi sang bayi. Jadi manakah yang lebih penting – selain fungsi utamanya yang melindungi tubuh bayi – fungsi baju bayi laki-laki adalah untuk membuatnya terlihat ganteng, atau turut memberikan stimulasi visible bagi perkembangan indera penglihatannya?

Resiko Anti Mainstream
Jika sebuah brand perlengkapan bayi tiba-tiba menghadirkan koleksi baju bayi laki-laki anti-mainstream, apa ya resikonya? Awalnya mungkin rugi dulu, karena terasa di luar comfort zone. Tapi jika disertai edukasi sains dan sosialisasi yang relevan tentang fungsi warna sebagai stimulasi indera penglihatan bayi, mungkin baju bayi yang berwarna-warni pelangi dengan berbagai fashion kreatif punya kans besar dalam market baju bayi.

Outfit bayi laki-laki bisa punya banyak alternatif type selain hoodies, romper, jumpsuit, bodysuit, atau gentleman set. Yang penting ia nyaman dipakai, melindungi tubuh bayi dengan baik dan bisa menstimulasi indera penglihatannya. Paham keliru mainstream bahwa pemberian warna-warni beresiko menjadikan bayi laki-laki “agak gitu” (jari menjentik) harusnya tidak perlu diambil hati!.

Yang penting ia nyaman dipakai, melindungi tubuh bayi dengan baik dan bisa menstimulasi indera penglihatannya. Paham keliru mainstream bahwa pemberian warna-warni beresiko menjadikan bayi laki-laki “agak gitu” (jari menjentik).

Rayakan Peluang Emas Sebaik-baiknya
Di mata Ayah & Ibu, bayi laki-laki mereka akan selalu jadi “baby boy” selamanya. Tapi jangan sia-siakan momen emas tahun pertama pertumbuhannya. Dengan memberikannya baju bayi yang berwarna-warni dengan style yang kreatif, berarti Ibu ikut menstimulasi perkembangan indera penglihatan dan kreativitas jagoan kecilnya.

Dengan menciptakan koleksi pakaian bayi laki-laki yang seperti itu, berarti para entrepreneur child fashion membuka peluang market yang tak berbatas

Dapatkan Profit Lebih Tinggi

dengan investasi saham & reksa dana

Tanpa minimal investasi, bebas tarik uang kapanpun. Dipercaya 1 juta++ pengguna

Investasi Sekarang

By admin